23 February 2015

Cerita Dilamar

alkisah ketika itu menjelang minggu2 terakhir penelitian untuk thesis S2 saya,
si ayah memasuki tahun kedua di kantornya dengan kerjaan (dan gaji haha) yang nyaman.
kami juga memasuki tahun kelima pacaran,

tapiii...
sebagai orang jawa,
saya cukup sadar bahwa hubungan kami ketika itu jalan di tempat.
dengan 2 kakak perempuan yang belum menikah,
sulit bagi kami untuk bisa menikah dan melangkahi.

karenanya ketika itu saya mulai menerima kenyataan bahwa hubungan ini ga jelas mau dikemanakan... *duile untung waktu itu socmed cuma FB doang jadi asa malu kalo curhat panjang lebar di sana


akhirnya saya mulai mencari beberapa opsi untuk masa depan saya;

1. cari beasiswa untuk lanjut S3
2. pindah ke kalimantan untuk mengajar di sana


dan ketika itu hati saya (meskipun pedih haha) sudah siap menerima kenyataan kalau memang harus putus...  *daripada gantung ga jelas pan..



akhirnya suatu hari sabtu setelah selesai penelitian, di tengah kemacetan pondok cabe,
saya menyampaikan rencana2 masa depan saya...

si ayah ketika itu cuma diam...

untung macet jadi diem2an pun ga terlalu masalah karena bisa sambil konsen dengerin lagu..



tapi terus ga lama ada yang ngomong begini:

kamu mau pindah2 gitu, emangnya ga mau nikah sama aku?



duileeee....
diem-diem mikir juga tho....
kirain....

.......


lalu karena akhirnya si ayah mengutarakan maksudnya,
kami juga akhirnya sepakat untuk mencoba.

mencoba mencari jalan ke arah pernikahan.

dan mungkin ini yang suka dibahas di buku-buku tentang yang namanya jodoh.
segala sesuatunya jadi terasa dimudahkan.

kakak-kakak tercinta justru mendukung,
orangtua juga mendukung,
and here we are now...
memasuki tahun ketujuh pernikahan dengan 2 anak balita super aktif



moral of the story:

jodoh memang harus dicari,
tapi kita ga boleh berhenti dengan hidup kita.
lakukan apa yang kita suka,
buat rencana-rencana,
jangan terlalu fokus mencari Mr.Right,
karena dia akan datang di saat yang tepat,
ketika kita justru sedang menikmati hidup.



4 comments:

  1. dimana ada niat pasti ada jalan ya Mba ya. :)

    ReplyDelete
  2. wah jd blm sampe dilamar beneran ya hihihihi. Tp memang sbg cewe hrs berani mengutarakan isi hati jg.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Versi suami gw sih itu udah ngelamar le! Haha

      Delete