7 May 2013

#4

Repost dari sini ya....


.....


Minggu lalu di sekolah anak saya diadakan fashion show dalam rangka hari kartini. 
Pengumumannya sudah dikirimkan sejak 2 minggu sebelumnya, memberitahukan bahwa setiap anak diminta untuk mengenakan baju daerah pada hari H. 

Dasar saya ibu sok sibuk (:D), saya lupa total untuk menelepon tempat penyewaan baju daerah. 
Baru sadar sehari sebelum acara, dan tentu saja tempat penyewaan sudah full
Apalagi mencari baju daerah untuk anak laki-laki ukuran 3 tahun agak sulit.


Pusing? 
Awalnya iya, tapi begitu ubek-ubek lemari dan menemukan celana batik ini. 
Saya langsung mempunyai ide untuk mendandani anak saya ala anak betawi. 
Baju koko + celana batik + sarung yang dikalungkan leher + kumis tipis. 
Cakep deh pokoknya! (dalam bayangan saya)


Tapi pada hari H-nya, apa daya ternyata anak saya malah memilih menggunakan blangkon (kekecilan) instead of sarung.
Ditambah lagi drama ga-mau-didandanin-pake-kumis.
Ya sudahlah, yang penting judulnya menggunakan baju daerah (walaupun maksa)

Dan inilah hasilnya:

Atasan: baju ‘koko’ (aslinya ini baju Thailand :D)
Celana: celana batik beli di mirota Jogja
Blangkon: beli di emperan Malioboro


Nggak malu-maluin kan, ya? :)




0 observations:

Post a Comment