2 December 2011

Madre

selain Pramoedya Ananta Toer, Dee Lestari mungkin bisa jadi salah satu penulis indonesia yang karya-karyanya selalu menarik untuk dibaca.

awal kecintaan saya tentulah Supernova,
dan buku ini membuat karya-karya selanjutnya selalu saya tunggu.

jadi sudah hampir.... 10 tahun ya saya jatuh cinta sama tulisan-tulisan bukan Malinda Dee.



sukses membuat saya tidak tidur semalaman :)
dan hampir menamai Raphael sebagai Keenan :))


Madre,
juga sukses membuat saya melupakan bahwa pagi ini masih harus ngajar :)



Madre adalah salah satu judul cerita pendek di dalam buku itu.
berkisah tentang 'biang roti' yang diberi nama Madre, yang berarti 'Ibu'
yang pada akhirnya 'memilih' untuk digunakan kembali setelah mati suri selama beberapa tahun.

seperti biasa, setiap kali membaca karya-karyanya Dee,
saya selalu dapat pengetahuan baru.
kali ini tentang jenis-jenis roti dan cara pembuatannya :)
*dan tau bahwa roti2 jaman sekarang itu pakenya ragi instan ya, bukan ragi yang dikulturkan secara manual*


ga lupa, selalu ada perasaan hangat yang menyusup ke hati
tiap kali membayangkan emosi dari tiap tokoh yang ada.


kalo dibaca-baca, kayaknya kali ini Dee terinspirasi sama toko roti Tan Ek Tjoan di cikini sana ya *sotoy*

siapa sih yang ga kenal roti ini?

di masa kecil, saya termasuk penikmat roti tawarnya.
terima kasih kepada bapak penjual roti Tan dorongan yang setiap pagi hadir :)


dan juga, membuat saya teringat ke sebuah toko roti jadul di jalan braga nun jauh di bandung sana.
*eh ga jauh sih cuma 2,5 jam dari serpong, semacam dari slipi ke pancoran di hari jumat sore selepas hujan*.
#eaaaa dibahas


oh well, tokonya sendiri sudah sangat tua, lengkap dengan mikser dan oven jaman dulu itu :)
kursi2 dan interior bangunan juga sudah sangat antik.
tapi cantik.
dannnn....ini gongnya, kasirnya masih pake kawat manual lohhhh...
hahahaha....









ahhhh... jadi ingin ke bandung kannn...

3 comments:

  1. eh, emang madre enak ya ? blom pernah kesono. tar liburan ngelayap kesono ahh.. hihihi

    ReplyDelete
  2. Madre one of the best. Btw kalo inget pembuatan roti aku jadi inget film korea yg bakery king, roti itu bukan sekedar makanan, roti itu hidup dan bisa mencerminkan perasaan pembuatnya. Keren. hehehe..

    ReplyDelete
  3. @grace
    isshhhh yg di bandung itu bukan madre, entah apa namanya :)


    @mbak asty
    haa...toss ah sesama penggemar korea!
    aku nonton tuhhh serialnya....

    ReplyDelete