12 March 2010

Penolong bagi Pasangan

semalem ceritanya kami mengikuti acara misa pemberkatan rumah di lingkungan kami.
kebetulan acaranya sekalian perkenalan dengan pastor baru di Gereja Monika.

nah trus ya, khotbahnya ni pastor bagussss bangeddd deh....mengena sekali dan menyentil jiwa raga sampe ke ubun2 *apa seh*

jadi beliau mengutip salah satu ayat dari kitab suci, Kejadian 2: 18.
bunyinya begini: Tidak baik kalau manusia seorang diri saja, Aku akan menjadilkan penolong baginya yang sepadan dengan dia.



si pastor menggarisbahwahi kata 'penolong' di ayat tersebut.
beliau bilang bahwa dari awal mula penciptaan, Tuhan sudah menugaskan kita untuk menjadi penolong bagi pasangan kita.

penolong yang bagaimana?
ya tentunya kita harus membantu pasangan kita untuk nantinya bisa bersama-sama masuk Kerajaan Surga.
selain itu kita juga harus menolong pasangan kita untuk bisa hidup bahagia di kehidupan yang sekarang ini.

wedehhhh....dalem banged ternyata makna dari ayat tersebut ya.

saya jadi berpikir, sudahkah saya menjadi penolong bagi pasangan saya?
sudahkah saya menolong dia untuk bahagia hidup bersama saya?
sudahkah saya membantu dia untuk bisa masuk kerajaan surga nanti bersama-sama?

huhuhuhu....jadi mau nangis rasanya.....

kalo kayak gini jadi suka nyesel deh suka marah2 ke suami kalo pulang kemaleman karena urusan kantor *nyeselnya telat nihhhh....*
apalagi kalo inget tanggung jawab istri ga cuma di hidup yg sekarang tapi juga untuk hidup yang nanti.
haduhhh....ke Gereja aja kadang saya males2an....gimana mau mbantuin supaya bisa masuk surga bareng2?

hik...hik...hik.....

ternyata hidup berumah tangga luas bener yang tanggung jawabnya....


apalagi kebetulan banged kemaren baruuuu aja dibikin termehek2 sama tulisannya Alexander Abimanyu tentang kehidupan pernikahan mereka.

jadi ceritanya kapan gitu saya pernah baca di femina cerita tentang kisah cinta super mengharukan dari pasangan Alex-Dinda.

ceritanya si Dinda ini divonis kanker payudara n getah bening.
harus menjalani kemo sampe 21 kali, rambut sampe botak dan kondisi yang ga memungkingkan dia untuk memikirkan laki2.
tapi ternyata dalam kondisi yang seperti itu, ada laki2 luar biasa yang justru ngajakin nikah!!!
di tengah perbedaan agama dan suku, plus kondisi sakitnya Dinda, si Alex ini tetep kekeuh pengen menjadikan si Dinda istrinya.
dannnn....akhirnya menikahlah mereka di Hongkong.

trus pas hari ulang tahun pernikahan mereka, si Alex nulis suatu note yang luar biasa banged di blognya.
ada kata-kata begini:

tonight, put your life in a pause for few minutes, do nothing, look at your spouse, rewind back to the time when you had your first kiss, remember the time when you proposed, the time when you put that ring and said the vow. Then, imagine the time if you lost him/her.

Whatever problems you have today, your spouse is the one you chose to live with, you made that choice, you responsible for that choice. Problems are there to be solved, not to be run away from. 

So, do take caution before saying or doing anything, think about each other, for you had took the oath to live together, better still not for the oath but for the fact that you love your partner.


huaaaaaaaaaaaaaaa.........langsung nangis sesenggukan bacanyaaaa...

Ya ampunnn.....orang ini sungguh jadi penolong buat pasangannya.

and you know what?
this great husband, passed away yesterday!!

huaaaaa....even tough i never met them in person, tapi saya ikut sedihhhhhhh bangedddd.....

cuma bisa mendoakan dari jauh semoga Dinda kuat menghadapi semua ini, dan percayalah Laki2 penolong itu udah bahagia di Atas sana dan terus menantikan untuk bisa sama-sama masuk Ke surga bareng Dinda.

*mewek lagi*


so, sudahkah anda menjadi penolong bagi pasangan anda?

6 comments:

  1. Bener mbak..Tuhan menjadikan kita sebagai penolong bagi pasangan. Jadi bisa juga dikatakan kalo wanita itu bukan kaum lemah karena wanita dijadikan penolong buat laki2. Bukankah penolong lebih kuat daripada yang ditolong?;) hi2, rada ga nyambung gpp ya, kemaren kotbah di gereja juga tentang ayat di kejadian itu.

    ReplyDelete
  2. hihi....iyaaa...wanita kan memang kuat :)
    eh tapinya suami juga harus jadi penolong loh buat istrinya, jadi saling menolong gitu :)

    ReplyDelete
  3. Iya, aku baca beritanya itu... Tapi aku gak tau soal si Dindanya. Pas kamu kasih tau, malah aku jadi baca. Kamu tau nggak meninggalnya karena apa ? Masih muda banget loh.

    ReplyDelete
  4. katanya serangan jantung. jadi sebelumnya almarhum memang lagi sakit tihus, jadi memang sudah bed rest, nah trus kemaren pagi pingsan n ga bangun2 lagi :(

    ReplyDelete
  5. bagus ya mba ayatnya.. makanya aku jadiin tema wkt pemberkatan aku kemaren..karena ayat ini sungguh mengingatkan kita bahwa qt dgn pasangan harus selalu saling menolong :)

    ReplyDelete