19 January 2010

mengenal endometriosis

semenjak divonis menderita penyakit ini, saya jadi makin sering cari tau mengenai si penyakit.
meskipun termasuk golongan kista, tapi si endometriosis ini termasuk yang paling jahat.
kalo baca di sini, ditulis bahwa endometriosis dapat merusak epitel dinding rahim dan menyebabkan kegagalan dalam implantasi hasil pembuahan sehingga pasien dengan endometriosis memiliki riwayat abortus 3 kali lebih besar dari orang normal.
bagus bener kan?

tapi ga usah kuatir, ga semua kista itu jenisnya endometriosis.
ada yang isinya cuma air, atau daging, atau jaringan2 lain.
nah kalo yang itu, kistanya bisa mengecil saat kehamilan semakin besar.
tapi rasanya sulit untuk penderita endometriosis, secara kistanya isinya darah so antibodinya akan terus 'memakan' antigen dari benda2 asing di sekitarnya, termasuk janin.

dari awal kan memang dokternya menyarankan untuk diangkat, sayanya aja yang bandel, masih berharap ada keajaiban bahwa si endometriosis akan menghilang seiring kehamilan.
tapi ternyata saya salah.

makanya ketika kejadian kemarin itu, saya dan suami langsung setuju operasi pengangkatan hari itu juga.
teknik operasinya pun bukan operasi besar macam caesar gitu, tapi melalui laparoskopi.
resikonya lebih kecil dan waktu penyembuhan lebih cepat.
saya operasi kamis siang, besok paginya udah bisa jalan2.
perut saya cuma dibolongin di 3 titik, ovarium kanan, ovarium kiri dan puser.
alatnya pun cuma sebesar pulpen.
dan ada kameranya harap dicatat ibu-ibu, jadi kita bisa tau kondisi di dalam sana.

waktu akhirnya pulang ke rumah, saya n suami langsung nonton video laparoskopinya dan ngeri banged.
ternyata si kista jauh lebih besar dari ukuran rahim saya sendiri!
wewww.....
udah gitu waktu dipecahin, isinya darah kecoklatan gitu dan memang si kista sudah merusak struktur reproduksi yang lain.
di video itu keliatan jelas banged kalo tuba saya udah bengkak dan mungkin itu menyebabkan sumbatan.

untungnya dokter bilang ovarium dan tuba kanan saya masih sehat banged, rahimnya juga baik2 aja,
jadi setelah kista ini diangkat, resiko sudah berkurang 90% dan bisa hamil dengan aman.
dokter juga sempet heran kemaren sempet hamil, karena biasanya pasien2nya yg endometriosis itu ga bisa hamil.
berarti kan masih banyak harapan.
hehe...penghiburan sekali.

oia, trus gimana kabarnya ovarium kiri saya?
kata pak dokter, jaringan yang sehat cuma tinggal 20% aja, tapi sekarang saya sedang diberi obat2an supaya tumbuh jaringan2 baru yang sehat.
semoga.

untuk langsung hamil lagi pun ga ada larangan.
cuma diminta menunggu satu siklus haid aja, setelahnya bisa tancap gas.
hehe....

tapi untuk maintenancenya saya tetap akan menjalankan pola makan sehat yang selama ini udah dijalani karena si kista bisa sewaktu2 dateng lagi.
no more junk food, makanan bakar2an, soda, pengawet dan MSG.

hhhmmmpphhh...pengalaman hidup yang seru banged :)





3 comments:

  1. ayoo.. semangat jangan pantang menyeraah...
    Kita berjuang sama-sama... ini aku juga stop junk food total.. biar semua lancar...
    sist.. dulu 3 tahun lalu aku juga endometrosis kista cokelat dan puji Tuhan bisa sembuh .waktu itu aku minum kunir putih(bonggolnya) rutin, dan sampe sekarang sudah gak nongol lagi tu si kista.

    Semua butuh perjuangan.. tapi juga doa.. HE listen us koook

    ReplyDelete
  2. mbak tya, mungkin keajaiban (krn dkter sendiri bingung) kehadiran kakak itu karena Tuhan mau nunjukin kl ga ada yg mustahil bagi Dia. He wants u to be hopeful & faithful. everything will be beautiful in His time

    ReplyDelete
  3. iyaaa...keajaiban bener yaaaa....
    saya percaya, dengan berpikir positif, hasil positif juga akan kita terima.
    sedang ebrusaha ke arah sana.

    ReplyDelete