6 November 2008

catering...beres!..part 1

hurayyy.....senangnya satu persatu printilan mulai beres.

untuk pertama kalinya kemarin saya DISIPLIN terhadap diri saya sendiri.
pulang kerja tepat jam 3.20! hihihi......

secara ya buuuu....meskipun jam kantor 07.00-15.20, tapi pada prakteknya baru bisa pulang di atas jam 5!
huaaaaaaaaaa......

hehe....

ngeluh aja yah saya?

tapi sebenernya saya bersyukur koq,
di tengah gelombang krisis ekonomi global seperti sekarang ini (halah bahasanya!) saya masih bisa punya pekerjaan.....
masih bisa menikmati pekerjaan....
dan yang terpenting....menikmati HASIL dari pekerjaan itu! hahaha......


jadi kemaren itu memang sengaja janjian sama mas dit mau beresin urusan catering.
kebetulan memang janjian sama CP kami di catering itu.

oia, memang siyh sempet beberapa kali denger komen miring tentang catering yang kami pake, tapi ya sudahlah....
so far dari pengamatan kami baik2 aja koq...
lagian kami belajar dari pengalaman bahwa tidak ada sesuatu yang sempurna.

justru dengan adanya beberapa komen itu, kami menjadi lebih aware dan berusaha meminimalkan error yang terjadi.

intinya, kami hanya berusaha melakukan yang terbaik, selebihnya biarlah Tuhan yang mengatur.

lagipula, untuk pasangan2 nekat seperti kami ini yang sok idealis membiayai pernikahannya sendiri, maka dana menjadi pemikiran yang utama.
dan buat kami catering ini masih sangat masuk budget sekali.
ya memang sih dengan beberapa penambahan di sana sini.

tapi sekali lagi, kami puas bisa bersama-sama bahu-membahu menabung untuk acara kami ini.
terasa banged perjuangan dan pengorbanan kami yang ternyata justru mendekatkan kami berdua.

jadi apapun yang terjadi nanti di hari H, kami percayakan kepada catering kami.
kami juga dibantu WO dan beberapa keluarga yang mendukung sepenuhnya.

kalaupun nantinya ada kekurangan-kekurangan.....pastinya itu tidak akan mengurangi kebahagiaan kami menjadi suami-istri.

lagipula.....
mau kayak apapun pestanya....pasti tetap akan dikomentarin koq....
hehe.....

0 observations:

Post a Comment