Skip to main content

pengurusan kanonik

okeh... sekarang saya mau cerita satu tahapan lagi untuk bisa menikah di Gereja Katolik.

setelah menjalani sesi KPP, selanjutnya kami harus menyiapkan dokumen2 untuk penyelidikan pernikahan yang dikenal dengan istilah KANONIK.
nah, dokumen yang harus disiapkan adalah:
  1. surat baptis terbaru (yang ini tinggal minta ke sekretariat Gereja tempat kita dibaptis dulu dengan membawa surat baptis yang asli. kemudian petugasnya akan mem-print-kan surat baptis yang baru)
  2. surat kenal warga (kalo yang ini, cukup dateng ke ketua lingkungan, bilang aja minta surat pengantar untuk nikah...hihi....trus langsung dikasih deyh)
  3. pas foto berdampingan 4 x 6 (2 lembar)


hihihi....cupu beratss potonya....

kebetulan fotonya sekalian pas prewed hr sabtu itu.
cukup dengan 32K IDR sudah mendapatkan 6..eh..ato 8 lembar ya......errr...konfirm dulu deh sama mas dit....hehe.....

oia, foto berdampingan ini juga akan diminta saat pengurusan berkas ke catatan sipil lho, jadi memang sebaiknya siapkan beberapa lembar.

nah, pas foto, ada baiknya bahu-nya agak sejajar.
soalnya pas kami foto itu, kan posisinya berdiri, tapi ternyata oh ternyata, saya ini pendek sekali yaaa....jadinya bahunya ga seimbang sama bahu si mas....
akhirnya fotografernya memberikan kursi untuk 'menambah' tinggi badan saya ini supaya terlihat seimbang di foto :)

laluu...apabila dokumen2 itu sudah lengkap, tinggal dibawa ke sekretariat Gereja tempat akan menikah nanti.
dalam hal ini, kami menyerahkan dokumen2 itu ke Gereja Pasar Minggu.
trus petugasnya akan memberikan surat pengantar untuk dibawa ke pastor yang akan menyelidiki.
selanjutnya kami harus membuat janji dengan pastor tersebut kapan kami akan diselidiki.
halah...kayak detektif aja jadinya...hehe....

kami sendiri sudah selesai mengurus berkas2 itu, tapi belum janjian lagi sama pastornya...
so, tunggu kelanjutan ceritanya minggu depan yaaa..... :)

Comments

Popular posts from this blog

Uang Pangkal Sekolah

setelah dihitung2 ulang, ternyata investasi LM saya yang cuma 10 gr/tahun (200rb-an/bln)  harus direvisi nih....
hehehe...

kalo bertahan di angka tersebut, uangnya cuma bisa utk masuk TK,
sementara utk masuk SD setidaknya butuh 20gr/thn (400rb-an/bln)

hoshh...hoshh...

untuk masuk SMP lebih parah lagi...
makin ga kekejar kalo 'cuma' LM ternyata.
apalagi kalo AsPend n TaPend,
makin ga nyampe deh angkanya.
busetttt...

Menginap di caravan hotel - taman safari indonesia

Sekitar bulan februari (kalo ga salah) liat foto2 kak @sondangrp dkk camping rame2, kok kayaknya seru.

Trus jadi pengen.
Tapi pas liat rate nya, kok mahal! Haha..

Akhirnya diskusi sama ibu2 cabe rawit di grup dan keluarlah ide menginap di caravan ini.
Ratenya separuh dari tempat camping kak sondang, dan tempatnya masih berbentuk 'bangunan' jadi bisa semacam pemanasan sebelum anak2 camping beneran di tenda.
Untungnya jeng lia berbaik hati ngurusin dan booking jadi kita bisa dapet 3 caravan yang deketan (dan lokasinya enak!).

Fyi, kita booking dari maret utk menginap akhir mei ini.
Untuk rate caravan di wiken: rp. 1.050.000 include breakfast utk 4 orang. Plus kita bisa beli 4 tiket safari seharga rp. 100.000 (dari rp. 150.000).
Lumayan ya!

Dan pas akhirnya sampe sana, Aduhhh senengg deh..

Lokasinya benar2 di tengah hutan, Jadi pohon2 pinus tinggi di mana2, Ada air terjun mini, Kolam angsa, plus ada monyet dan rusa di dekat restoran.

Anak2 heboh deh liat beginian :)))

Asli ya anak…

Perpanjang paspor di BSD

Sejak akhir tahun 2015,
Mastin akhirnya menghampiri warga BSD dalam hal pengurusan paspor
(Oh ada yg ga tau mastin? Coba deh gugling dengan keyword jingle mastin.. Dijamin terngiang2... Ahahahhahaha)


Singkat  kata, per 30 desember 2015 sudah dibuka kantor imigrasi kelas 1 tangerang cabang BSD.
Lokasi di ruko golden boulevard, tepat di sebelah natasha skin care.
Kalo bapak-bapak biasanya sih tau ruko golden boulevard soalnya banyak tempat pijat plus-plus :)))))

Nah berhubung bakal pergi bistrip bulan depan sedangkan paspor habis di bulan mei, jadi tadi saya dan si ayah nyobain perpanjang paspor di ruko yang cuma sepelemparan kolor dari rumah (uhuk pamer




Sayangnya untuk layanan online dan pembuatan e-paspor belum bisa dilakukan di sini, Jadi tadi kami datang pukul 7.30 untuk ambil antrian.
Menurut petugas, dalam satu hari dibatasi 100 nomor antrian, supaya tidak terlalu chaos.
Tadi pagi sih lumayan tertib ya antrian ambil nomornya.
Setelah ambil nomor, kami isi-isi dokumen lalu duduk sa…