24 October 2008

pengurusan kanonik

okeh... sekarang saya mau cerita satu tahapan lagi untuk bisa menikah di Gereja Katolik.

setelah menjalani sesi KPP, selanjutnya kami harus menyiapkan dokumen2 untuk penyelidikan pernikahan yang dikenal dengan istilah KANONIK.
nah, dokumen yang harus disiapkan adalah:
  1. surat baptis terbaru (yang ini tinggal minta ke sekretariat Gereja tempat kita dibaptis dulu dengan membawa surat baptis yang asli. kemudian petugasnya akan mem-print-kan surat baptis yang baru)
  2. surat kenal warga (kalo yang ini, cukup dateng ke ketua lingkungan, bilang aja minta surat pengantar untuk nikah...hihi....trus langsung dikasih deyh)
  3. pas foto berdampingan 4 x 6 (2 lembar)


hihihi....cupu beratss potonya....

kebetulan fotonya sekalian pas prewed hr sabtu itu.
cukup dengan 32K IDR sudah mendapatkan 6..eh..ato 8 lembar ya......errr...konfirm dulu deh sama mas dit....hehe.....

oia, foto berdampingan ini juga akan diminta saat pengurusan berkas ke catatan sipil lho, jadi memang sebaiknya siapkan beberapa lembar.

nah, pas foto, ada baiknya bahu-nya agak sejajar.
soalnya pas kami foto itu, kan posisinya berdiri, tapi ternyata oh ternyata, saya ini pendek sekali yaaa....jadinya bahunya ga seimbang sama bahu si mas....
akhirnya fotografernya memberikan kursi untuk 'menambah' tinggi badan saya ini supaya terlihat seimbang di foto :)

laluu...apabila dokumen2 itu sudah lengkap, tinggal dibawa ke sekretariat Gereja tempat akan menikah nanti.
dalam hal ini, kami menyerahkan dokumen2 itu ke Gereja Pasar Minggu.
trus petugasnya akan memberikan surat pengantar untuk dibawa ke pastor yang akan menyelidiki.
selanjutnya kami harus membuat janji dengan pastor tersebut kapan kami akan diselidiki.
halah...kayak detektif aja jadinya...hehe....

kami sendiri sudah selesai mengurus berkas2 itu, tapi belum janjian lagi sama pastornya...
so, tunggu kelanjutan ceritanya minggu depan yaaa..... :)

0 observations:

Post a Comment