28 September 2008

oleh-oleh dari KPP... part 3

Mau tambahin aja ahh, tentang KPP yang kami ikutin minggu lalu...


KPP di Cilandak kmerin berlangsung 3 hari (gak full sihh), yang tersusun atas beberapa sesi, yaitu:
  • Komunikasi suami istri
  • Panggilan & tanggung jawab suami istri dalam pendidikan anak
  • Ekonomi rumah tangga
  • Hukum perkawinan
  • Liturgi perkawinan
  • Seksualitas & KB
  • Spiritualitas perkawinan
  • Sharing kelompok pleno

Kayak yang Tya udah bilang, banyak banget poin penting yang bisa kami ambil di KPP ini, sebagai bekal untuk kehidupan pernikahan kami nanti (ceeileee...), di antaranya (versi saya nihh...):
  • saling memuji itu perlu dan penting! hehe, sebagai bumbu dalam membangun relasi....
  • pasangan kita mungkin akan berubah sifatnya, dan kita harus peka akan perubahan yang mungkin terjadi
  • saat berada pada titik terendah, masing-masing punya tanggung jawab/kewajiban untuk bangkit dari titik itu (best quote: jangan hitung berapa kali Anda jatuh, tapi hitung berapa kali Anda mau bangkit kembali)
  • hal yang sepele bagi kita, bisa jadi sangat penting bagi pasangan. Ingat: perasaan pasangan jauh lebih penting!!
  • jangan menghitung untung rugi dalam mencintai karena mencintai adalah keputusan
  • kunci dalam kebahagiaan adalah komunikasi dari hati ke hati yang jujur dan terbuka
  • terbuka dan jujur dalam mengelola keuangan keluarga (banyak relasi yang hancur karena masalah mammon!!)
  • relasi seksual selain sebagai media reproduksi, juga untuk prokreasi (bukan rekreasi!!!) untuk meningkatkan kedekatan relasi dengan pasangan
  • hal utama dalam perkawinan adalah kasih
  • saat menghadapi keraguan dan tantangan, kita harus percaya pada kuasa Tuhan bahwa kita mampu! dan selalu hadirkan Tuhan dalam kehidupan perkawinan
  • tiga point utama: self-giving, forgiving, and thanksgiving :)
Nahh, setelah ikut semua sesi di atas, kami berhak atas sertifikat bahwa kami telah mengikuti KPP. Sertifikat ini cuma berlaku 6 bulan lho, makanya kami juga baru bisa ikut KPP ini di bulan-bulan segini. Walaupun awalnya sihh kami pengennya ikut KPP dari tengah tahun, mumpung belum sibukk... Hehehhee....


Setelah KPP ini, barulah kami bisa ke tahap selanjutnya untuk urusan gereja, yaitu penyelidikan kanonik.. Kanonik ini nantinya akan lebih ke administrasi gereja , seperti kesiapan dan kesanggupan kami untuk menikah, kelayakan kami untuk menikah (seperti bukti bahwa memang belum pernah menikah sebelumnya, dsb...) Rencananya, kami akan mulai untuk urusan ini bulan Oktober nanti, setelah urusan lamaran selesai....

Wish us luck.... :)

2 comments:

  1. Mba, aku kenal tuh sama Rm. Hardjono dulu dia di gerejaku (St. Mathias) dunia sempit sekali yach...
    aku masih pusing ni mikirin ttg pemberkatan cos calon ku blm krisma (nakal banget emang itu anak) bgm yach? musti kursus krisma dulu kali yach....huhuhuh, mana udah tinggal 9 bln lg...pusiieeenkkk

    ReplyDelete
  2. halo mbak. salam kenal juga. hari ini mas-nya yg in charge. hehehe.

    mbak di gereja Mathias-Cinere ya? wah, sempet ada Romo Hary ya? lalu sekarang Romo Sis? hehe.

    oya, tentang krisma. memangnya harus udah krisma ya kalo mau nikah? setau saya "cuma" sebaiknya udah krisma. kalau belum ya disarankan ikut segera sih.

    tapi kalo emang harus, kursus krisma ga sampe 9 bulan kok. jadi harusnya pas nikah nanti udah terima krisma yaa.. tapi ya ituu, konsekuensinya weekend nya keambil buat kursus... hehehhe....

    okay.. happy preparing ya mbak & mas... :)

    ReplyDelete