24 September 2008

lamaran dan peningsetan

Tanggal 4 oktober nanti (yang berarti 10 hari lagi! waks!), kami menjalani satu sesi (halah) menuju hari pernikahan kami.
sebenernya kami ga plek2an pake adat yogya secara gila2an siyh...cuma kebetulan ajah kedua orang tua kami ingin melestarikan tradisi.

nah, berhubung malam ini si mas belum sampe rumah, jadi saya iseng2 browsing n nemu link yang bagus.
isinya tentang WO siyh, tapi mereka mencantumkan juga tata cara pernikahan adat jawa.
OK, saya coba jabarkan yah...

Lamaran

Melamar artinya meminang, karena pada zaman dulu diantara pria dan wanita yang akan menikah terkadang masih belum saling mengenal, jadi dalam hal ini orang tualah yang mencarikan jodoh dengan cara menanyakan kepada seseorang apakah puterinya sudah atau belum mempunyai calon suami. Dari sini bisa dirembug hari baik untuk menerima lamaran atas persetujuan bersama.

Upacara lamaran:

  • Pada hari yang telah ditetapkan, datanglah utusan dari calon besan yaitu orang tua calon pengantin pria dengan membawa oleh-oleh. Pada zaman dulu yang lazim disebut Jodang ( tempat makanan dan lain sebagainya ) yang dipikul oleh empat orang pria.
  • Makanan tersebut biasanya terbuat dari beras ketan antara lain: Jadah, wajik, rengginang dan sebagainya.
  • Menurut naluri makanan tersebut mengandung makna sebagaimana sifat dari bahan baku ketan yang banyak glutennya sehingga lengket dan diharapkan kelak kedua pengantin dan antar besan tetap lengket (pliket,Jawa).
  • Setelah lamaran diterima kemudian kedua belah pihak merundingkan hari baik untuk melaksanakan upacara peningsetan. Banyak keluarga Jawa masih melestarikan sistem pemilihan hari pasaran pancawara dalam menentukan hari baik untuk upacara peningsetan dan hari ijab pernikahan.

Peningsetan

Kata peningsetan adalah dari kata dasar singset (Jawa) yang berarti ikat, peningsetan jadi berarti pengikat.

Peningsetan adalah suatu upacara penyerahan sesuatu sebagai pengikat dari orang tua pihak pengantin pria kepada pihak calon pengantin putri.

Menurut tradisi peningset terdiri dari:

  • Kain batik
  • bahan kebaya
  • semekan
  • perhiasan emas
  • uang yang lazim disebut tukon (imbalan) disesuaikan kemampuan ekonominya
  • jodang yang berisi: jadah, wajik, rengginan, gula, teh, pisang raja satu tangkep, lauk pauk dan satu jenjang kelapa yang dipikul tersendiri
  • satu jodoh ayam hidup.

Untuk menyambut kedatangan ini diiringi dengan gending Nala Ganjur .
Biasanya penentuan hari baik pernikahan ditentukan bersama antara kedua pihak setelah upacara peningsetan.

-----
nah, demikianlah sekilas info tentang tata cara yang akan kami jalani 10 hari ke depan.
nanti step2 selanjutnya pasti akan saya tulis koq...
keep on reading yah :)

0 observations:

Post a Comment