21 September 2008

KPP...part 3

hhmm.....setelah perjuangan berat untuk bangun di pagi ini, akhirnya kami berhasil menyelesaikan KPP kami.
senangnyaa.....
udah resmi loh lulus dari kursus nikah kami...
udah bisa nikah niyh di gereja katolik.....
horeeee.....

materi hari ini cuma 2:
  • spiritualitas pernikahan katolik
  • sharing kelompok
materi pertama dibawakan oleh romo Petrus Mujiono n pasutri Inge-Erwin.
nahh...pas sesi ini, saya agak mau menangis deyh...huhu.....
apa sebabnya?
karena seolah2 si pembicaranya tau apa yang sedang bergolak di hati saya.

inget kan cerita tentang ketakutan2 saya?
dan tadi pagi si Romonya bilang begini:

selama kita mau, Tuhan pasti memampukan kita!

trus disambung lagi sama si romo:

dalam pernikahan katolik, yang terlibat ada 3 orang: Suami, Istri, dan Tuhan. jadi kalian harus menyerahkan pernikahan kalian ini ke tangan Tuhan. di masa-masa sulit pernikahan, kalian harus ingat, Tuhan ada di sana. apapun ketakutan kalian, Tuhan pasti memampukan kalian melaluinya.....


waaaaa.......

terharu banged deyh setelah melalui sesi-sesi dalam KPP ini.

kurang lebihnya, ada beberapa point yang bisa kami jadikan pegangan dalam kehidupan pernikahan kami nanti:
  • Pertemuan kami berdua sudah diatur oleh Tuhan
  • cinta yang kami miliki adalah suatu KEPUTUSAN dari kami berdua. kami harus terus memupuk dan mengupayakan cinta itu.
  • masa pernikahan adalah suatu 'masa pembelajaran' seumur hidup.
  • jangan membayangkan pernikahan sebagai masa yang penuh romance dan kebahagiaan semata. pasti ada masa-masa sulit yang akan menghadang di depan. kami harus siap apabila kami berada pada masa sulit tersebut
  • kami harus berani dan mau untuk bangkit dari masa-masa sulit itu
  • kuncinya adalah saling mengampuni
  • karena pasangan kita bukanlah ORANG SEMPURNA
  • kebersamaan harus selalu dijaga
  • komunikasi dilakukan tanpa saling menuduh dan menyalahkan
  • berikan yang terbaik untuk pasangan
  • berdoa, berdoa, dan berdoa
  • jadilah teladan untuk anak-anak yang dititipkan Tuhan kepada kami
apa lagi yah?
hhmm....banyak deyhh.....

sejujurnya saya tadinya menganggap KPP ini hanya sebagai suatu formalitas belaka, tapi ternyata justru ketagihan.
lohh....

0 observations:

Post a Comment