27 July 2008

dilema tata rias

impian saya sejak dulu memang menikah dengan adat yogya se-yogya-yogyanya...halah....
termasuk tata rias dan tata busananya yang terkenal 'megah' itu....hihi.....

tapi setelah banyak tanya sana-sini, ternyata tata rias dan busana semacam ituh membutuhkan waktu pengerjaan yang tidak sebentar. jadi mungkin agak merepotkan untuk acara kami yang sangat berkejaran dengan waktu ituh. :(

berbekal info tersebut, maka saya mengurungkan niat untuk mengenakan DODOT di hari H nanti.
berusaha memuaskan diri dengan mengenakan kebaya cantik saat resepsi :)

lalu untuk tata riasnya, saya juga harus menelan impian saya karena paes ageng nan cantik ituh sepertinya tak cocok untuk muka saya yang super bulat.hehe.....

tapiiiiiyyyyy......

kemarinnnn.....impian yang sudah saya kubur itu bangkit kembali! halah....

ceritanya, salah seorang teman gereja saya menikah. nah, kemarin ituh, saya dan mas dit sekaligus melakukan penghitungan waktu untuk perkiraan acara kami nanti.
tapi ternyata oh ternyata....setelah pemberkatan, teman saya ini berganti baju menggunakan baju solo basahan. dan itu bisa dilakukan selama 1/2 jam sajah! yup! 30 menit untuk mengganti kebaya putih pemberkatan menjadi baju kebesaran solo ituh!!!



dari situlah, saya berpikir untuk melakukan perubahan terhadap tata rias yang akan saya gunakan nanti.

untuk acara pemberkatan, saya tetap menggunakan kebaya putih dan mas dit mengenakan beskap putih. tapi paes agengnya sudah diaplikasikan di dahi saya yang nonong ini (hihi...) sejak pagi hari.
kalo jeng anggi menyebutnya rias jogja kontemporer.


lalu setelah pemberkatan, saya berganti baju menggunakan dodot. harusnya siyh ga memakan waktu lama yah secara paesnya sudah dikerjakan di pagi hari? hehe...maksaaaaa.....


wuiiihhhh....mantabh yah potonya? :)
apalagi waktu liat teman saya yang juga mengenakan tata rias semacam ini.....waaahhhh cantikkk bangedsss...jadi ingin...hehe.......

tapi masih perlu dicek juga siyh tentang time line-nya. apakah memungkinkan waktunya untuk mengenakan busana semacam ini.

lalu untuk pipi saya yang mbem ini....hehe....mas dit siyh membesarkan hati saya bahwa (harusnya) bisa diakali dengan teknik shading yang OK.... :)

2 comments:

  1. Gak cuman teknik shading ko say. Paes yg bagus juga bisa membuat wajah tampak lonjong. Hihihi.. Lgpl dirimu ga segitu mbem nya. Pasti cantik ko pakai Jogja Paes Ageng. Hihihihi.. Cantik dan Anggunnya pasti poooll... ^o^

    ReplyDelete
  2. hihihi....maunya siyh gituh bu....:)
    makasiyh jeng,,,nanti kalo udah tanya2 sama ibu kamaratih ituh kabari aku ya bu? btw, kamaratih n puri kamaratih itu sama ya say? make up nya bwagus2 lohhh......

    ReplyDelete