ourweddingjournal

and over all these virtues: put on love, which binds them all together in perfect unity..

16 October 2014

Be kind, always..

Saya terlahir dari keluarga biasa-biasa saja.

Waktu kecil suka sebel,
Kenapa sih kita ga kaya raya seperti keluarga si anu,
Atau suka kesel karena ga pernah diajak liburan ke tempat2 keren,
Atau sedih karena ga bisa punya barang2 keren di masanya :)

Tambah suka kesel lagi karena orangtua ketika itu (sampai sekarang sih) suka terlalu baik ke orang lain yang menyebabkan kami ga bisa jadi kaya (haha)

Saya ambil contoh: mama saya.

Beliau adalah bidan di sebuah perumahan sederhana di jatipadang.
Rumah kami kecil, masuk gang sempit dan lingkungannya juga seadanya.

Mama mulai buka praktek di rumah semenjak saya kelas 1 sd.
Belanja obat sendiri ke pasar pramuka naik bis,
Bangun tengah malam kalau ada pasien mau lahir,
Belum lagi harus jumpalitan bagi waktu antara klinik dan keempat anaknya :)

Nah yang suka bikin kesel (ketika itu) adalah, tarif klinik mama murah banget!!!

Memang sih lingkungan kami seperti itu adanya, mama tidak tega menarik tarif terlalu tinggi,
Jadi saya tahu sendiri tarif yang mama berikan itu ya yang penting menutup harga obat dan cukup untuk makan sehari2.
Untuk ukuran tahun 2009 ketika saya masih di rumah, dalam sehari mama cuma mendapat sekitar 70-100rb dari hampir 20 pasien yang berobat!


Ketika saya protes, mama cuma bilang: Tuhan kan sudah punya jatah masing2 mbak untuk umatnya, segini kita harus bersyukur masih bisa makan kenyang...


Yagitudeh si mamah..



Lahiran di klinik mama secara gratis?
Banyak!!

Ini juga saya ketika itu beneran ga ngerti.
Ngapain sih mama capek2 bangun tengah malem, bolak balik periksa si pasien dan kerja keras ngeluarin si bayi kalau akhirnya si pasien ga bayar?

Tapi lagi2 mama cuma bilang: kasian mbak dia untuk makan aja susah, kalo kita kan masih bisa makan enak di sini...

Ga ngerti...

.....


Papa saya juga ga kalah antiknya.

Urusan nolongin orang lain, nomor satu deh.
Kadang saya suka mbathin,
Ini papa terlalu baik sampai sering dijahatin sama orang lain.

Pernah loh sampai ke pengadilan cuma karena terlalu polos percaya sama orang,
Anak buah yg ditolong dr bawah yang akhirnya malah ambil uang kantor dan palsuin tandatangan papa!
Hih geram banget kalo inget itu..

Cuma ya gitu deh papa,
Instead of nuntut balik,
Papa mama malah ziarah ke sendangsono mengucap syukur karena terhindar dari kasus negara ini..


Ketika itu saya benar-benar ga ngerti dan menganggap orangtua saya terlalu polos sehingga anak-anaknya ga bisa senang2 seperti remaja pada umumnya :)))
*padahal sik ya minta HP ya dibeliin, cuma bukan HP yg keren aja ketika itu..... hihihi abegeh!*


Ketika mulai pacaran sama si ayah,
Lagi2 saya mendapati bahwa calon mertua saya ini setipe sama mama-papa, terlalu baik sama orang sampai terkadang menyusahkan diri sendiri..

Apa mungkin tipikal orang jawa jaman dulu seperti itu ya? :)

Kasus terakhir, papa mertua sampai harus jual tanah untuk menutup hutang dr seorang partner bisnis yg bangkrut dan meninggal dunia, padahal anak2 si partner ini (nampak mapan) tapi seolah tutup mata terhadap kondisi hutang orangtuanya semasa hidup.
Tarik napas dalam-dalam deh..


Itu yang keliatan ya,
Yang saya ga tau mungkin masih lebih banyak dan sifatnya bukan hanya finansial semata.


Tapiiiiiii...

Senakin saya beranjak dewasa (duile)
Tiba2 semua kebaikan orangtua di masa lampau menjadi make sense..

Memang ketika itu kami tidak kaya,
Tapi tidak juga kekurangan.,

Dan ketika sekarang kami merasa hidup kami dimudahkan oleh banyak orang,
Bisa jadi ini adalah buah2 kebaikan yang dilakukan orangtua di masa lalu...

Selalu inget deh mama selalu bilang: Gusti Allah mbiten sare, mbak..
Kita baik sama orang ga usah ngarep dibaikin juga sama orang itu, tapi Gusti Allah lihat dan nyatet kok...


Dan benar,
Gusti Allah mencatat semua kebaikan orangtua saya,
Dan dibalaskan ke kami anak-anaknya....


Maturnuwun ya mama
Ya papa
Karena mama-papa, jadi banyak banget orang baik yang bantuin kami...


Mudah-mudahan saya dan suami juga bisa melakukan yang sama untuk Rapha dan mikha...



Read More

14 October 2014

Minder

Dipikir2, saya ini orangnya minderan banget.

dalam hal pertemanan, teman saya ya itu2 aja :)

Temen se geng dari SMP, temen geng SMA, geng kuliah dan geng ibu2.

Udah itu2 aja orangnya.

Saya sulit untuk memulai percakapan dengan orang baru,
Apalagi dengan orang yang menurut saya seleb.

Kalau kebetulan datang ke suatu acara yg banyak dihadiri selebblog misalnya,
Saya akan lebih banyak diam,
Ga akan berani untuk menegur terlebih dahulu :)


Terlebih sekarang,
Ketika melihat banyak perempuan2 hebat di luar sana.
Peraih gelar Ph.D dari berbagai bidang ilmu,
Yang meraih gelar sambil melahirkan anak (secara normal), memberi susu (asi) dan tekun terhadap aturan mpasi :))))))

Wislah makin meningkat taraf keminderan saya.

Yang bahaya, bibit minder ini malah berkembang menjadi sikap sensitif dan mudah tersinggung.
Jadi suka salah paham gitu,
Akibatnya saya malah menarik diri dari lingkup pergaulan tertentu.

Yagitudeh.



Mudah-mudahan sensitifnya ga lama-lama ya...

Read More

30 September 2014

Seoul trip

Mumpung masih fresh jadi langsung ditulis aja ya cerita jalan2 kemarin,
Sekalian menjawab pertanyaan teman2 via instagram, path, twitter, fb maupun wa *ceritanya seleb* :))))


1. Airlines

Kami naik jeju air, simply karena spokespersonnya lee minho.

Read More

18 September 2014

Tokyo With kids (On limited budget)

hmmm.... kayaknya udah pernah nulis soal ini ya tapi gapapa deh ditambahin lagi karena pas banyak temen2 yang mau liburan ke sini juga :)


1. selalu cari rute menggunakan JR lines

di tokyo ini moda transportasi menyenanngkan semua, tapi kalo untuk yang bawa stroller, sebaiknya memilih menggunakan kereta JR karena hampir di semua stasiunnya ada elevator atau escalator.
saya ga rekomen naik subway (Tokyo metro) karena meskipun tiketnya sedikit lebih murah dari JR tapi hampir sebagian besar tidak ada lift di stasiun.
naik bus juga menyenangkan, tapi unutk turun dari bus harus bilang ke supirnya 'Ushiro doa onegaishimasu' supaya dibukain pintu belakang yang muat untuk stroller. pintu depan ga bisa dilewati karena kehalang sama tepat memasukkan koin.




2. selalu siapkan koin

di sini bertebaran vending machine yang mana anak2 pasti suka :))) jadi selalu siapkan koin untuk membeli minuman atau es krim via vending machine ini


3. cari resto yang kids friendly

restoran di Jepang rata-rata berukuran mini, jadi untuk yang bawa anak ada baiknya kita browsing restoran yang kids friendly.
favorit kami adalah Fujiya, Saizeriya atau Sukiya.
tapi 3 restoran di atas, saya ga tau status halalnya.
untuk list resto halal di tokyo dan sekitarnya bisa liat di sini.



nah sedangkan untuk itinerary, mungkin beberapa tempat ini bisa jadi option selain disneyland :)


1. Tokyo fire museum

ini masuknya gratis lho :))) dan lokasinya dekat dengan tokyo toy museum jadi mungkin bisa sekalian.
Tips hemat:
bawa makan siang sendiri karena di lantai 10 kita bisa makan di sana sambil liat pemandangan sekitar.









2. Roppongi Hills

dari semua tourist spot di tokyo, saya paling suka daerah ini karena tidak se crowded shibuya atau shinjuku.
kita bisa duduk santai sambil melihat exhibition yang rutin digelar di sana.
pas kami ke sana, pas banget ada doraemon exhibition.






3. Tokyo Sky Tree

TIPS HEMAT:
ini kalo budgetnya mepet, ga beli tiket untuk naik sampai atas juga gapapa :) karena mereka menyediakan menara observasi sampai lantai 30 dan gratis.
makan siang aja di sini karena banyak spot untuk duduk manis melihat pemandangan.
kalo summer ada water fountain di depan KFC, anak2 bisa main air.













4. Tokyo Sea Life Park

kalo ini menurut saya wajib bangetttt didatengin...
hahahaha one of the best place in tokyo..

ini kayak sea world tapi bagusssss banngettttt...
bisa leyeh2 sambil liatin view tokyo bay juga...

TIPS HEMAT:
makan siangnya bisa di deket kansairikan stasiun (ada toko ramen murah) atau didalam tokyo sea life park nya sekalian.
modelnya kayak kantin self service gitu. ga terlalu mahal.













5. Takeshita Street - Harajuku

kalo ini sih mamahnya yang seneng :)
belanja oleh2 murah di sini tempatnya.
jalan sedikit bisa sampai ke meiji shrine dan yoyogi park (yg sekarang lagi ditutup karena kasus DBD)

TIPS HEMAT:

jalan kaki aja sepanjang omotesando hilss sampai takeshita dori.
banyak pemandangan dan spot foto oke.











6. Tokyo Tower 

tips hemat:
ini juga ga usah beli tiket sampai atas sih haha...
jalan2 di sekitarnya udah menarik dan kita bisa naik sampai lantai 3, ada toko souvenir dan foodcourt yang menurut saya murah.

kalo kita jalan kaki menuju hamamtsucho station (liat google maps) kita akan ketemu zojoji temple
lumayan buat foto2 :)







7. Doraemon museum

ya udah ini sih wajib banget juga masuk itin kalo menurut saya :)))

tips hemat:
GA ADA!!

semua minta dibeli! hhahaha...
yang wajib dicobain adalah ice dorayakinya









8. Tokyo Metropolitan Building

ini juga salah satu tempat wisata gratisan hihi....
tinggal jalan kaki sekitar 10 menit dari shinjuku station.




nah kalau mau ke semua tempat di atas, kayaknya 3 hari cukup.
nanti kalo ada cerita tempat2 baru, saya post lagi ya di sini....
Read More

12 September 2014

Mount Fuji with kids(Day 2)



jadi Fuji Trip ini memang sengaja dibarengi dengan keinginan utk menginap di ryokan (japanese traditional hotel) dan sekaligus ingin mencoba onsen (public bath).
kebetulan setalah liat2 di booking.com nemu nishimiyasou ini.
harganya bersahabat dan view nya nampak bagus.
(airbnb utk kawasan ini nampak kurang bersahabat di bagian lokasi, jauh2 aja gitu dari kawaguchi)


oia utk menginap di kawasan kawaguchi,
pastikan pihak hotel menyediakan jasa shuttle bus karena lokasi hotel biasanya agak jauh dari kawaguchi station.

Read More

2 September 2014

Mount Fuji with kids (day 1)

Tiap summer, rute pendakian ke mount fuji dibuka.

Awalnya kami ga ada rencana sama sekali,
Tapi setelah denger cerita dari sensei tentang tripnya ke mount fuji,
Kok jadi pengen ya?
#latah

Apalagi pas nanya2 ke temen yg minggu sebelumnya juga abis dari sana,
Katanya banyak anak kecil kok yg ikutan naik.

Okesip kalo gitu coba lah ajak anak2 naik gunung.
Ga ambisius, target awal cuma sampe 7th station dari total 9th station di summitnya.

Persiapan rada mendadak karena sebetulnya kita lagi heboh nyiapin untuk seoul trip :))))


But anyway, thanks to mount fuji JR pass,
Kita jadi bisa hemat banyak banget utk masalah transportasi.
Tau sendiri kalo jalan2 di jepang yang bikin bangkrut adalah di bagian transportasi :)

Read More

22 August 2014

How i met our president: season finale

Mudah2an dengan ketok palu oleh pak hakim ganteng semalam, semua drama pilpres ini berakhir sudah.

Saatnya indonesia kembali bersatu,
Untuk masa depan depan yang lebih baik.

Sungguh saya pribadi merasa lelah melihat perjalanan pilpres kali ini.

Segala black campaign, yang herannya dengan mudah ya dishare sama orang2, yang menurut saya pintar, tapi nyatanya percaya aja kabar seperti itu tanpa sebelumnya melakukan crosscheck.

Untuk yang berteman dengan saya di facebook mungkin KZL juga ya liat saya sering banget komen di status temen yang hobi share berita2 sampah begitu :)

Tapi kalau boleh saya rangkum perjalanan jempol saya selama pilpres ini, rasanya bisa dibagi dalam 3 bagian:


1. Saya akan komen di halaman facebook teman GURU saya.

Bukannya apa2, menurut saya guru itu panutan, apalagi kalau di facebook berteman dengan ortu murid atau murid. Males aja ga sih liat facebook guru yang hobi banget share berita2 salah dari pkspyongpyang macam berita tentang ayah jokowi yg katanya china endesbra endesbre.

Saya menulis ini bukan karena saya pendukung jokowi.
Kalaupun kondisinya dibalik,
Saya tetap akan pilih2 berita mana yang layak saya share.

Sebagai guru yang menuntut muridnya menggunakan akal sehat dan logika dalam setiap tulisan yang dibuat, maka hal itu pulalah yang pertama kali saya lakukan.


2. Saya akan komen di halaman facebook orang yang menggunakan dunia pendidikan untuk menjatuhkan lawan.

Yes dear, ketika kalian menggunakan isu seragam sekolah utk menjatuhkan our governor, ketika itu pulalah jempol saya bergerilya.

Asli ya ga ngerti saya sama orang2 yang segitunya.
Apakah kalian tahu PR di dunia pendidikan kita ini masih sangat banyak?
Dan komen2 negatif kalian itu sangat tidak membantu.
Apalagi kalau sudah negatif, salah pula.
Dobel deh bikin KZL nya...

Seriusly dear, halusinasi kalian tentang SYIAH ataupun WAHYUDI tidaklah nyata..


Dari hari pertama saya membaca berita tentang isu seragam sekolah, saat itu pula saya mengontak teman di jajaran sana, dan beliau menjelaskan panjang lebar kondisi yang terjadi, 
Dan ketika saya minta ijin utk men share semua percakapan ini, beliau meminta saya menunggu karena dalam beberapa hari our governor akan menjelaskan sendiri.
Okesip meskipun GMZ tapi saya hormati persahabatan kami.


Jadi gitu ya,
Kalau masih kabar burung,
Ga usahlah ya disebar2 apalagi ditambah2i komen yang kalo ternyata nanti salah bikin malu aja..


3. Saya akan senang hati komen di halaman orang yang kalau diskusi menggunakan banyak sekali logical fallacies dalam argumennya, atau justtru tidak menggunakan logika sama sekali dalam argumennya, atau bahkan tidak tau apa itu logika.


Capek kan?

Nah makanya udahan ya..

It's not about bullying, baby..

Ini tentang mengajarkan pola berpikir yang benar ke anak2 kita..

Yang harus diajarin duluan siapa?
Ya tentu ibu2nya..

Cinta boleh saja,
Tapi tetap logika harus jalan.

Kalau bisa ga bikin macet, kenapa harus demo bikin macet?
Kalau bisa demo damai, kenapa juga harus merusak taman dan sarana umum?

.. Dan masih banyak logical fallacies lainnya yang sayangnya sudah terlanjur tertanam...


Sungguh PR berat untuk guru2 di luar sana...


Makanya yuk sudahan ya bikin argumen2 aneh...
Mending sekarang kita bergandengan tangan,
Kita bangun negara ini.

Kita kawal presiden dan wakil presiden yang baru,
Kita kritik kalau beliau melenceng dari janji demokrasi
Dan kita juga harus berjanji untuk mendidik kita menjadi dewasa untuk sungguh menjadi bagian dari bangsa ini.

Merdeka!
Read More

14 August 2014

Kansai Trip: Nara

Tiba juga di hari terakhir Kansai Tripnya.

Puji Tuhan banget anak2 sehat dan kuat ngikutin trip ala backpacker versi emak bapaknya.
diajak naik turun kereta-bus, jalan kaki jauh, di tengah suhu hampir 35 derajat ayok aja...
jagoan lah..
nanti gedean dikit kita naik gunung ya! :)

yang mau baca soal Osaka, Universal Studio Japan and Kyoto sila klik masing2 ya...

.....
Read More

13 August 2014

Kansai Trip: Kyoto

olaa... setelah kemarin ceritain pengalaman di Wizarding World of Harry Potter,
sekarang mau cerita soal Kyoto ya!

Oia foto2 lengkap WWHP bisa diliat di sini *colek erlia*


Kami ke kyoto di hari ketiga trip kami.
untungnya pas hari itu cuacanya lagi bersahabat,
sedikit gerimis tapi ga terlalu menggangu kenyamanan jalan2.

oia di hari ini kami ditemani sama salah satu alumni Binus serpong yang kuliah di kyoto.
special guide lah!
seru :)

Read More
Powered by Blogger.

© ourweddingjournal, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena